Senin, 12 Mei 2014

Andai Awan dan Kejora



Puisi Rindu Meng-udara



Andai awan                        dan kejora tahu
Aku   rindu   satu  sosok  manusia yang bercerita pagi ini
Hampir   lima   belas  tahun   tak   menyapanya  bertemu   di sini
Aku   rindu   kedipan itu  menyapaku, bahkan boneka sapu tangannya
yang setia  menemani dan menghiburku, menjadi penguat ketulusan.
Dia  mengajakku memaknai hidup ditengah asingnya fatamorgana,
mendengarkan     setiap     bait    impian   yang    belum   tercapai
bertanya   bagaimana    hari    ini,     lusa,     dan   seterusnya.
Aku rindu tawanya.    Bahkan    sekalipun keriput itu ada.
Dia tetap cantik. Berharap selalu ada di sampingnya.
Saat-saat hanya ada dia yang mengerti
Di  tengah kelemahanku,
kepolosan dan kebodohanku,
AKU RINDU NENEK.
I miss you....



















Categories:

6 komentar:

  1. Waah, hebat. Puisi cinta :-)

    Diposting dunkz, di grup Alumni Inaugurasi dan Sahabat FLP :-)

    BalasHapus
  2. ungkapan kerinduan dan cinta, jadi rindu juga sama nenek sendiri.:)

    BalasHapus
  3. aku rindu senyummu kak yuni,, eeeaaaakkk hahaha

    BalasHapus
  4. fiza rindu kak yuniii ^_^
    bagusss x kk puisinya..(y)

    BalasHapus
  5. Jadi terharu bacanya dek.. Jadi rindu nenek juga. :(

    BalasHapus
  6. Nenek kakak dulu galak, Yuni
    Jarang senyum
    Tapi ah, rindu juga kegalakannya itu
    Makasih telah berbagi:)

    BalasHapus